
Tabanan, suaratabana .id – Turnamen ceki yang digelar Korlap Abhinaya Baladika Bali Angunggah Shanti DPC Kabupaten Tabanan berlangsung meriah pada Minggu (8/3/2026) bertempat di Balai Serbaguna Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kreativitas masyarakat, tetapi juga mempererat persaudaraan sekaligus mengusung misi sosial kemanusiaan.
Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Camat Selemadeg Barat, I Putu Wirawan, dan diikuti oleh sebanyak 125 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Turut hadir memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut Ketua DPC Baladika Tabanan I Gede Made Anom Putra yang didampingi Wakil Ketua I Wayan Widiarta serta I Wayan Ariasa.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan yang mengedepankan nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah juga tampak hadir memberi support, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Suryadi, Perbekel Antosari I Nyoman Agus Suryawan, serta Perbekel Mundeh Kauh I Nyoman Giri Artawan.
Ketua panitia yang diwakili oleh I Wayan Ariasa dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan turnamen ceki ini tidak semata-mata menjadi ajang hiburan atau kreasi masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghimpun dana yang nantinya akan digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Selain sebagai media kreasi dan mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga menjadi sarana penggalian dana untuk mendukung kegiatan sosial kemanusiaan,” ujar Ariasa.
Sementara itu, Ketua Baladika Bali Angunggah Shanti DPC Kabupaten Tabanan, I Gede Made Anom Putra, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang begitu besar dalam kegiatan ini. Turnamen ceki ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta memperkuat semangat gotong royong untuk mendukung kegiatan sosial kemanusiaan,” ujar Anom Putra.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga dan semakin kuat. (Ari)

















