TABANAN, SUARATABANAN.ID – Belantika musik tanah air tengah dihebohkan oleh sebuah tembang menyentuh berjudul “Pahlawan Pengganti”. Lagu yang dibawakan dengan penuh penghayatan oleh penyanyi Pompi ini sukses menembus jajaran trending YouTube dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Di balik kesuksesan melodi yang menyayat hati tersebut, sorotan utama tertuju pada sang kreator, Wija Murthi. Musisi asal Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan ini berhasil membuktikan bahwa karya yang lahir dari ketulusan dan kisah nyata mampu mendapat tempat spesial di hati pendengar luas.
Berangkat dari Kisah Nyata Masa Lalu
Wija Murthi mengungkapkan bahwa “Pahlawan Pengganti” bukanlah sekadar gubahan fiksi. Liriknya dirajut berdasarkan pengalaman pribadi dan kisah nyata yang dialaminya di masa lalu.
Pesan mendalam tentang pengabdian, pengorbanan, dan sosok yang hadir mengisi kekosongan jiwa rupanya beresonansi kuat dengan perasaan banyak orang.
”Lagu ini adalah potongan memori. Saya tidak menyangka kejujuran dalam lirik ini bisa diterima begitu luas oleh masyarakat,” ujar Wija Murthi saat ditemui di sela-sela kesibukannya.
Sentuhan Magis Aransemen Giri Astawa
Kesuksesan lagu ini tak lepas dari peran Giri Astawa sebagai penata musik (arranger). Kolaborasi antara Wija dan Giri menciptakan harmoni yang sempurna; aransemen yang megah namun tetap intim mampu memperkuat emosi dari vokal Pompi.
Sentuhan Giri Astawa memberikan dimensi baru pada karya Wija Murthi, mengubah narasi pedesaan dari Pupuan menjadi kualitas produksi musik kelas nasional yang layak bersaing di industri musik modern.
Pencapaian dan Kebanggaan Tabanan
Hingga hari ini, video musik “Pahlawan Pengganti” terus kebanjiran ribuan komentar positif dan jumlah penonton yang meningkat pesat setiap jamnya. Bagi masyarakat Tabanan, khususnya wilayah Belimbing, sosok Wija Murthi kini menjadi simbol inspirasi bahwa seniman daerah memiliki potensi besar untuk meledak di kancah nasional melalui karya yang otentik.
Keberhasilan ini juga menandai babak baru dalam karier Wija Murthi sebagai penulis lagu yang diperhitungkan, membuktikan bahwa dari sudut tersembunyi di Pupuan, bisa lahir sebuah maha karya yang “menggetarkan” Indonesia.
