TABANAN, SUARATABANAN.ID – Kampus STISIP Margarana mulai menapaki panggung internasional. Sebanyak tujuh mahasiswa resmi diberangkatkan untuk mengikuti program magang (internship) di Taiwan dan Jepang.
Pelepasan mahasiswa dilaksanakan pada Senin (16/3) di Auditorium ACC, Sanggulan. Program ini merupakan hasil kerja sama antara STISIP Margarana dengan The Bridge Bali serta Uni Profession Representative Indonesia.
Perwakilan Uni Profession Representative Indonesia, Ayu Luciana, menjelaskan kerja sama tersebut telah dimulai sejak November 2025. Dari program tersebut, pada tahap awal berhasil memberangkatkan empat mahasiswa ke Taiwan dan tiga mahasiswa lainnya ke Jepang untuk menjalani program magang internasional.
“Ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa agar bisa mendapatkan pengalaman kerja di luar negeri,” ujar Ayu Luciana.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan selempang kepada mahasiswa oleh Ketua STISIP Margarana, I Wayan Madra Suartana. Dalam sambutannya, I Wayan Madra Suartana menyampaikan bahwa program magang internasional ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di tingkat global.
“Program ini menjadi langkah penting bagi mahasiswa STISIP Margarana untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, serta mengasah kemampuan di lingkungan kerja internasional. Kami berharap mereka dapat membawa nama baik kampus dan daerah selama menjalani program magang di luar negeri,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut pengusaha sukses asal Tabanan sekaligus Owner PO Gunung Harta, I Wayan Sutika, para dosen, serta orang tua mahasiswa yang akan mengikuti program magang.
Dalam kesempatan itu, I Wayan Sutika mengapresiasi langkah kampus yang membuka peluang bagi mahasiswa untuk menimba pengalaman kerja di luar negeri. Menurutnya, pengalaman internasional akan memberikan nilai tambah bagi generasi muda dalam menghadapi persaingan global.
“Kesempatan seperti ini sangat baik untuk membentuk mental, disiplin, dan etos kerja mahasiswa. Pengalaman bekerja di luar negeri akan memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah,” ujarnya.
Melalui program ini, pihak kampus berharap para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mampu meningkatkan kemampuan, wawasan, serta daya saing sumber daya manusia, khususnya dari Kabupaten Tabanan, di tingkat global.









