BALI

Dicek, Penjualan Kembang Api Sudah Berizin.

NEGARA- suaratabanan.id

Serangkaian Operasi Lilin Agung 2019, Polres Jembrana melakukan pengaman kegiatan Natal dan Tahun Baru. Pada operasi tersebut melibatkan gabungan personil Polres Jembrana bersama Sat Pol PP, Senin (30/12/2019) sekitar pukul 14.00 wita hingga 15.30 wita di sepanjang trotoar jalan Sudirman dan Jalan Ngurah Rai dalam Kota Negara.

Pengecekan petasan, miras dan kembang api, melibatkan puluhan personil dari Gabungan Polres Jembrana bersama Sat Pol PP, yang dipimpin Kabag Ops Kompol I Wayan Sinaryasa didampingi Kabid Penegakan Peraturan Undang-Undang Daerah, I Made Tarma.

Dalam pelaksanaannya, dari sejumlah 30 pedagang kembang api yang sempat di lakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya barang berupa petasan atau mercon. Sedangkan untuk pedagang kembang api, semuanya sudah mengantongi izin atau surat keterangan penjualan dari agen.

Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol I Wayan Sinaryasa menyampaikan Operasi Lilin Agung 2019 Polres Jembrana bersama Sat Pol PP, melakukan pengecekan sejumlah pedagang kembang api dan petasan atau mercon. “Operasi ini dilakukan untuk antisipasi malam pergantian tahun dan tidak ditemukan penjual mercon, sedangkan untuk kembang api yang dijual sudah dilengkapi dengan surat izin penjualan,” terangnya. Tak hanya
mengecek mercon, tetapi juga dilaksanakan pengecekan miras di beberapa pedagang atau warung.Saat dicek, berhasil mengamankan sejumlah 119 liter arak di Desa Tegal Badeng Timur dan Kelurahan Lelateng.

Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah
Sat Pol PP Jembrana I Made Tarma menghimbau pada pedagang Kembang Api agar tidak berjualan diatas trotoar maupun di badan jalana. “Silakan ibu, bapak koordinasi kepada pemilik toko atau rumah yang ada di pinggir jalan, untuk bisa jualan, kalau masih membandel nanti dagangannya akan diamankan, sehingga akan rugi dan tidak dapat rezeki,” ujarnya.

Selain mengecek Mercon, juga dicek penjualan miras di beberapa pedagang atau warung. Sebanyak 119 liter arak di Desa Tegal Badeng Timur dan Kelurahan Lelateng, berhasil diamankan.

Jumiatin seorang pedagang kembang api asal Banyuwangi, yang sempat dicek, karena berjualan di badan Jalan Ngurah Rai, berterima kasih kepada para petugas sudah menegur dengan baik. “Saya sekarang segera bergeser keluar dari badan Jalan atau mencari tempat lain yang tidak menyalahi peraturan,” ujarnya.**

MPT-ONO/RED

STCom News Network

Leave a Reply